Jenis-jenis Alat Perontok Padi

Jenis-jenis Alat Perontok Padi – Menurit ilmu agroteknologi Alat perontok padi merupakan alat yang digunakan untuk merontokan padi dari tangkainya. Budidaya padi merupakan salah satu pembudidayaan yang sangat penting di Indonesia.

Jenis-jenis Alat Perontok Padi
Jenis-jenis Alat Perontok Padi

Padi yang merupakan komoditas utama sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia menjadi salah satu jenis budidaya tanaman yang tidak boleh ditiadakan di Indonesia. Hingga kini, tidak sedikit masyarakat yang menggunakan lahan tanah miliknya untuk melakukan budidaya padi.

Adapun proses pembudidayaan dilakukan dengan memilih tanah dan benih yang berkualitas, menyemai padi, menanam padi dan menyiangi.

Setelah melalui proses tersebut selama kurang lebih 3 bulan, barulah tanaman padi siap untuk dipanen. Umumnya, petani akan memanen tanaman padi menggunakan cara manual dengan menggunakan sabit, meskipun begitu telah ada mesin utnuk membantu proses panen padi. Setelah melalui proses panen, hasil dari tanaman padi belum bisa langsung dijual.

Butir padi masih menempel dengan tangkai tanaman dan perlu dipisahkan terlebih dahulu. Untuk memisahkan butiran padi dari tangkainya dapat digunakan alat perontok padi.

Alat perontok padi tradisional merupakan salah satu jenis alat perontok padi. Alat perontok padi tradisional merupakan alat yang populer sebelum mesin perontok padi diproduksi luas. Alat perontok padi tradisional ini pun memiliki berbagai macam jenis.

Ada alat yang digerakan dengan menggunakan kayuh dan ada yang menggunakan kayu atau drum untuk memukul padi hingga rontok. Alat perontok padi tradisional ini masih menggunakan tenaga manusia secara manual, dimana petani diharuskan untuk mengayuh untuk menggerakkan mesin ataupun menumbuk padi untuk merontokannya.

Setelah mesin semakin berkembang dan diperluas produksi serta pemasarannya, banyak petani yang menggunakan alat perontok padi menggunakan mesin.

Alat perontok ini memberikan kemudahan bagi petani karena tidak lagi perlu menggerakan mesin secara manual. Petani cukup memasukkan padi ke dalam mesin dan membiarkan mesin bekerja untuk merontokan padi. Mesin perontok ini dikenal dengan sebutan “mesin tleser” dan umumnya bekerja dengan menggunakan bahan bakar diesel.

Baca Juga :

Adanya mesin tleser ini menjadi salah satu terobosan yang sangat membantu petani untuk mempercepat serta mempermudah proses merontokan padi.

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *