Panduan Dan Cara Budidaya Buah Naga

Sejak tahun 2000 di Indonesia Buah Naga sudah populer dan banyak masyarakat menyukainya.

Meskipun tidak ada yang mengetahui siapa pertama kali mengembangkan tanaman ini di seluruh dunia, diperkirakan Buah Naga yang saat ini berkembang bagus di Indonesia adalah berasal dari Negeri Thailand lalu dibudidayakan oleh para pengkoleksi dan penghobi tanaman hias buah secara ‘sporadis’.

Beberapa jenis Buah Naga yang saat ini populer dibudidayakan di Indonesia adalah

  • Buah Naga kulit merah dengan daging buah berwarna putih.
  • Buah Naga kulit merah dengan daging buah berwarna merah.
  • Buah Naga kulit merah dengan daging buah merah pekat agak ungu.
  • Buah Naga kulit kuning dengan daging buah berwarna putih.

Cara budidaya Buah Naga melalui tehnik vegetatif relatif banyak dipilih oleh petani buah saat ini karena tehnik ini mudah dan cepat menghasilkan buah. Di samping itu anda akan mendapatkan anakan yang memiliki sifat sama persis dengan sifat – sifat tanaman induk.

Nah melalui artikel kami kali ini akan memberikan panduan dan cara budidaya Buah Naga melalui tehnik penyetekan Buah Naga sebagai berikut :

  • Lakukan stek batang atau cabang tanaman yang sebelumnya pernah berbuah.
  • Pilihlah batang yang bagus untuk dijadikan sebagai bibit unggul yaitu mempunyai diameter kurang lebih 8 Cm, keras dan tua, berwarna hijau kelabu agak hitam, dan dalam kondisi sehat.
  • Lakukan pemotongan batang dengan panjang rata – rata antara 80 s/d 120 Cm.
  • Selanjutnya potong – potong batang yang akan menjadi calon bibit dengan panjang rata – rata 20 s/d 30 Cm dengan bentuk rata pada ujung bagian atas, sedangkan pangkal bawah dibentuk runcing agar memudahkan anda untuk menancapkan ke tanah dan merangsang akar tumbuh lebih mudah.
  • Stek yang dipilih haruslah mempunyai minimal 4 mata tunas.
  • Keringkan getah dari batang stek yang dipotong – potong di atas.
  • Siapkan bedengan atau polybag guna menamcapkan stek – stek di atas ke dalam media tanam sekitar 5 Cm lalu selanjutnya disiram dengan air bersih secukupnya saja sebanyak 2 s/d 3 hari sekali.
  • Tambahkan naungan / sungkup yang berfungsi untuk melindungi stek – stek tersebut di atas.
  • Usia 3 minggu, tunas – tunas baru mulai tumbuh. Naungan atau sungkup bisa dibuka guna memperoleh cahaya matahari penuh untuk bibit – bibit unggul tersebut di atas. Pemeliharaan bibit berlangsung selama 3 bulan, dimana saat berumur 3 bulan ini, tinggi bibit berkisar antara 50 s/d 80 Cm.

Tehnik Pemanenan

Ciri – ciri Buah Naga yang sudah siap panen adalah mempunyai kulit berwarna terang dan agak mengkilap. ‘Jumbai’ buah mulai berwarna kemerahan dengan mahkota buah mulai mengecil serta pangkal buah berkeriput. Rata – rata ukuran buah sekitar 400 s/d 600 gram dengan bentuk buah membulat dan agak berat.

Demikian kami mengulas dengan singkat tentang panduan dan cara budidaya Buah Naga, semoga bermanfaat !

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *