Pengertian Dan Ciri Eritrosit

Pengertian Dan Ciri Eritrosit – Pengertian Eritrosit merupakan salah satu bagian terpenting dari rangkaian sel – sel darah di dalam tubuh mahkluk hidup dimana pada masing – masing mililiter sel darah diketahui mengandung rata – rata 5 miliar sel darah merah / Eritrosit.

Sel – sel darah merah mempunyai bentuk lempeng yang bersifat ‘bikonkaf’ yaitu hal – hal memiliki bentuk gepeng menyerupai piring, dimana pada bagian tengahnya terdapat cekungan yang mengarah ke dalam. Contoh untuk lebih mudah memahami adalah pada sebuah piring makan di bagian pusat / tengahnya dalam kondisi mencekung ke dalam, tetapi memiliki perbedaan yaitu sel – sel darah merah memiliki cekungan berukuran sama pada kedua sisinya.

Eritrosit mempunyai ukuran dan ketebalan tertentu dimana pada bagian cekungan tengah juga memiliki ukuran rata – rata, juga sel – sel darah merah memiliki struktur yang sangat sederhana dibandingkan dengan kebanyakan sel – sel darah lainnya seperti ‘Leukosit’ dan ‘Trombosit’, sel – sel darah merah tidak memiliki organel sel seperti ‘Mitokondria’, ‘Lisosom’, atau ‘Aparatus Golgi’.

Pada tubuh manusia, Eritrosit sama seperti sebagian sel – sel darah merah yang terkandung di dalam tubuh hewan, persamaan yang mencolok adalah sama – sama tidak mempunyai inti sel, dimana Eritrosit memegang peranan penting untuk membentuk zat ATP yang berfungsi sebagai media pengatur ‘transport ion’ misalnya adalah zat berupa sel – sel Na ditambah –K ditambah ATP maka akan memiliki fungsi guna mempertahankan bentuk asli yang bersifat bikonkaf yaitu rata – rata memiliki bentuk gepeng menyerupai piringan.

Bentuk – bentuk bikonkaf akan memberikan rasio peningkatan pada bagian permukaan terhadap kondisi volume Eritrosit, dimana dengan begitu akan mampu memberikan kemudahan untuk terjadinya proses pertukaran gas karena Eritrosit mengandung komponen – komponen ‘sitokinesis’ yang berperan penting di dalam menentukan bentuk dari bikonkaf.

Ciri – Ciri Eritrosit

Eritrosit mempunyai beberapa ciri yang dapat membedakan mereka dengan sel – sel darah lainnya sebagai berikut :

  1. Pada bagian utama dari sel – sel darah di dalam tubuh mempunyai bentuk lempeng yang bersifat bikonkaf yaitu memiliki bentuk gepeng menyerupai piring dan dibagian tengahnya terdapat cekungan yang mengarah ke dalam.
  2. Rata – rata berdiameter 8 dengan masing – masing ketebalan bagian tepi luar sebesar 2 dan ketebalan pada bagian cekungan tengah sekitar 1.
  3. Memiliki struktur yang sangat sederhana dibandingkan dengan kebanyakan sel – sel darah lainnya terutama pada manusia.
  4. Masing – masing mililiter sel darah mengandung rata – rata 5 miliar sel darah merah / Eritrosit dengan tidak mengandung inti sel.
  5. Memiliki kandungan zat besi dalam jumlah mencukupi di dalamnya yang berfungsi sebagai media untuk membentuk Eritrosit baru yang berwarna merah menyala karena di dalamnya ada ‘hemoglobin’.
  6. Sel – sel darah merah berfungsi menjaga sistem kekebalan tubuh yang di dalamnya mengandung hemoglobin yaitu berupa sel darah merah yang akan menangkal bakteri – bakteri jahat dari luar, dimana hemoglobin juga akan menangkal bakteri jahat melalui rangkaian proses ‘lisin’ yaitu akan mengeluarkan radikal bebas yang dengan mudah menghancurkan bakteri jahat beserta membran dari sel – sel ‘patogen’.

Baca Juga :

Demikianlah uraian singkat dari kami yang menjelaskan tentang pengertian dan ciri Eritrosit, semoga bermanfaat !

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *