Pengertian dan Contoh Alur

Pengertian dan Contoh Alur – Pengertian Alur merupakan salah satu materi yang terdapat dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Materi alur dibahas ketika mengidentifikasi sebuah teks bacaan lengkap dengan unsur intrinsiknya.

Ya, salah satu bagian dari unsur intriksik dalam sebuah teks bacaan tersebut adalah alur setelah pebahasan tema, setting, amanat, dan lainnya.

Lalu, apa yang dimaksud dengan alur tersebut? Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan alur, mari simak pembahasan berikut tentang pengertian dan contoh alur.

Baca Juga : Makna Kalimat Ambigu

Pengertian Alur Berdasarkan Pendapat Para Ahli

Terdapat beberapa penjelasan tentang alur menurut para ahli.

  • Aminudin

Aminudin berpendapat bahwa alur merupakan rangkaian cerita fungsional yang tersusun atas tahapan peristiwa hingga membentuk rangkaian peristiwa baru.

  • Foster

Foster menuturkan bahwa alur merupakan susunaan peristiwa dalam bacaan fiksi yang mengacu pada sebab akibat.

  • Nurgiantoro

Nurgiantoro menjelaskan bahwa alur bersifat tunggal karena hanya terdiri dari dari sebuah urutan peristiwa hingga cerita itu berakhir.

  • Rusyana

Rusyana menuturkan bahwa alur merupakan rangkaian cerita yang tersusun atas hubungan sebab dan akibat antara kejadian satu dan kejadian lainnya dalam sebuah kisah.

  • Robert Stanton

Stanton berpendapat bahwa alur merupakan isi cerita tentang kejadian yang dihubungkan dengan penyebab terjadinya suatu peristiwa.

Contoh Alur

Sebelum membahas tentang contoh alur, mari mengenal terlebih dahulu tentang jenis-jenis alur.

Alur terbagi atas tiga jenis yaitu progresif, regresi, dan gabungan.

  • Progresi (linear)

Alur progresif atau alur maju menjelaskan tentang rangkaian peristiwa yang berlangsung runut. Mulai dari tahapan pengenalan, konflik, dan penyelesaian.

Contoh beberapa kisah yang memiliki alur progresi adalah film Titanic, Tarzan, Aladdin, dan cerita dongeng lainnya.

  • Regresi (non linear)

Alur regresi atau mundur menjelaskan tentang rangkaian peristiwa yang dimulai dari penyelesaian, konflik menurun hingga memuncak, kemunculan konflik dan pengenalan.

Beberapa kisah yang menggunakan rangkaian alur ini adalah Pulp Fiction, Once Upon a Time in Amerika, Days of Summer, dan Arrival.

  • Gabungan (plot twist)

Alur gabungan atau plot twist menggabungkan rangkaian alur progresi dan regresi dalam sebuah cerita.

Beberapa kisah yang menggunakan rangkaian alur gabungan adalah film Fight Club, A Beautiful Mind, Momento, Sixth Sense, The Prestige, Shutter Island, dan Se7en.

Baca Juga : Kepanjangan UNESCO

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *