Pengertian dan Perkembangan Genetika

Pengertian dan Perkembangan Genetika – Selamat malam , kali ini saya akan membahas seputar genetika , tentu setiap orang dilahirkan kedunia ini dengan gen yang berbeda beda , dan tidak ada didunia ini yang dilahirkan dengan gen yang sama persis dengan gen yang dimiliki manusia lainnya , walaupun gen setiap orang berbeda beda namun pada dasarnya gen seorang manusia diwarisakan dari gen yang dimilik orang kedua orang tuanya, setiap gen yang dimiliki oleh seorang anak biasanya akan memiliki gen yang sama atau mirip dengan orang tuanya.

Sifat turun temurun gen dari orang tua kepada keturunannya dipelajari dalam suatu disiplin cabang ilmu biologi yaitu genetika. Lantas apa sebenarnya pengertian genetika itu ? dan bagaimana sejarah alur perkembangan genetika hingga bisa digunakan hingga sekarang ini?

Definisi dan Pengertian Genetika

Pengertian genetik pada dasarnya merupakan kata saduran yang diambil dari kata genetics dari bahasa inggris. Kata genetics sendiri berasal dari salah satu  kata dari bahasa yunani yaitu genno yang memiliki arti melahirkan. Jika diartikan dari katanya , maka genetika merupakan salah satu ilmu yang mempelajari mengenai seluk beluk lahirnya gen manusia atau mahkluk hidup.

Jika diartikan secara lengkap pengertian genetika adalah sebuah cabang ilmu biologi yang terfokus pada bidang pewarisan sifat yang terjadi pada organisme mahkluk hidup ( tumbuhan , hewan dan manusia ) maupun suborganisme ( virus dan prion ) sederhananya genetika merupakan ilmu yang mempelajari tentang gen dan berbagai macam aspek yang terkait dengannya.

Perkembangan Genetika    

  • Era Pra-Mendel ( Sebelum Abad XIX )

Bangsa babylonia (6.000 tahun yang lalu ) sudah melakukan penyusunan silsilah kuda untuk memperbaiki keturunan. Sementara itu , bangsa china juga mampu melakukan seleksi benih padi untuk mencari sifat unggul. Ribuan tahun yang lalu di eropa dan amerika juga banyak yang melakukan seleksi dan penyerbukan silang terhadap gandum dan jagung yang asalnya dari rumput liar.

  • Era Mendel ( 1822 – 1884 )

Pada era ini merupakan keberhasilan mendel yang merupakan seorang pastur yang mampu melakukan percobaan persilangan pada tanaman ercis (Pisum Sativum). Mendel juga berhasil mengamati adanya sifat keturunan (karakter) yang diturunkan generasi ke generasi. Selain itu, mendel mampu membuat perhitungtan matematika tentang sifat genetis dari karakter yang ditampilkan oleh percobaan tersebut. Faktor pembawa karakter tersebut kemudian dinamakan determinan/faktor. Keberhasilan percobaan mendel tersebut menjadikan dasar ilmu pengetahuan dibidang genetika mendelian. Berakat usahanya tersebut mendel dijuluki bapak genetika.

  • Era Pasca-Mendel ( setelah tahun 1900 )

Diera ini ditandai dengan ditemukannya karya mendel oleh Hugo de Vries yang berasal dari belanda , Carts Correns dari jerman dan Erich Von Tschemak dari austria. Setelah itu banyak peneliti yang melakukan penelitian mendalam seperti diantaranya adalah :

  • Watson dan Crick ( 1961 ) Mereka berdua menemukan bahan penyusun molekul yakni DNA.
  • Muller (1927) dan Auerbach (1962) Dalam penelitiannya , mereka melihat mutasi dapat dilakukan dengan cara buatan ( induksi )
  • Garrod ( 1909 ) Dia menemukan penyakit genetik yang bersifat abnormal akibat aktivitas enzim.
  • Van Beneden dan Boveri , Mereka meyebutkan bahwa kromosom dalam nukleus merupakan faktor pembawa bahan genetik.

Bagaimana? Jadi banyak tau kan setelah membaca ini , saya harap kalian mengshare artikel ini agar semakin banyak juga orang yang tau , mungkin hanya itu untuk artikel kali ini semoga bermanfaat untuk kalian semua, TerimaKasih.

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *