Pengertian Islam Dalam Al-Quran

Pengertian Islam Dalam Al-Quran – Islam adalah agama yang diturunkan kepada umat manusia untuk menjadi pedoman hidup seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Islam adalah salah satu agama terbesar di dunia, lebih dari satu seperempat miliar orang di seluruh dunia beragama islam dan khususnya di Indonesia. Mayoritas penduduk di Indonesia adalah penganut islam dan  hampir sebagian besar penduduknya seorang muslim. Di Indonesia sendiri islam sudah ada sejak jaman kerajaan dan berkembang pesat hingga saat ini.

Pengertian Islam Dalam Al-Quran
Pengertian Islam Dalam Al-Quran

Di era modern ini banyak yang mengaku beragama islam, namun tidak menjalankan kaidah kaidah islam sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW serta belum mampu mengaplikasikan peradaban Islam secara kaffah atau sesuai syariat Al-Quran dan hadits, dengan kata lain masih belum memahami apa itu Islam yang sesungguhnya.

Kata Islam berasal dari bahasa Arab, yaitu dari kosa kata ‘salima yang berarti selamat sentosa. Kemudian dibentuk menjadi ‘aslama’ yang berarti taat dan berserah diri. Sehingga terbentuk kata Islam ‘(aslama-yuslimu- islaman)’ yang berarti damai, aman, dan selamat. Orang yang masuk Islam dinamakan Muslim, sebutan seorang muslim bagi laki laki adalah muslimin sedangkan sebutan bagi perempuan adalah muslimat / muslimah. Islam mengajarkan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya tuhan yang berhak disembah dan Muhammad SAW adalah nabi serta rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah SWT.

Dalam al-Quran kata ‘salam’ terulang sebanyak 42 kali dan  kata ‘Islam’ terulang sebanyak 8 kali. Ada 2 ayat kata Islam digandengkan dengan ‘ism dhamir hum’ (mereka) dan ‘kum’ (kalian)., sedang dalam kata ‘aslama’ dan artinya terdapat pada 23 ayat al-Quran yang semua maknanya berkaitan dengan ketundukan kepada Allah, kecuali hanya pada QS. al-Fath (48): 16, kata ‘yuslimūn’ diartikan sebagai ungkapan menyerah dalam peperangan.

Kata “al-islaam” bermakna : patuh sepenuh hati dengan kerendahan diri dan kerendahan hati, yaitu : kepatuhan dengan kerendahan diri dan meninggalkan hal-hal yang bersifat membantah. Maka, Allah SWT berfirman:

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ

وَمَنْ يَكْفُرْ بِآَيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ ﴿ال عمران :١٩﴾

”Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (QS. Ali Imran 3 : 19)

Dalam Al-Quran, Islam disebut juga Agama Allah (Arab: دِينِ اللَّهِ).  

أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri (aslama) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah-lah mereka dikembalikan.” (QS. Ali Imran 3 : 83).

Jika ditinjau dari segi bahasa yang dikaitkan dengan asal katanya, Islam mempunyai beberapa pengertian. Antara lain sebagai berikut :

  1. Berasal dari ‘salm’ (السَّلْم) yang Berarti Damai

Islam bersal dari kata ‘salm‘ yang memiliki arti damai. Arti ini bersumber dari beberapa ayat dalam Al-Quran. Antara lain sebagai berikut :

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 8 : 61)

Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Kata ‘salm’ dalam ayat di atas mempunyai arti damai atau perdamaian. Dan hal ini adalah salah satu ciri-ciri dan makna dari Islam, yakni bahwa Islam adalah agama yang selalu membawa umat manusia pada perdamaian.

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 49 : 9)

Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mu’min berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”

Ayat di atas bisa menjadi salah satu bukti bahwa Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi akan perdamaian. Islam baru memperbolehkan kaum muslimin untuk berperang jika mereka terlebih dahulu diperangi oleh musuh-musuhnya.

  1. Berasal dari Kata ‘aslama’ (أَسْلَمَ) yang Berarti Menyerah

Hal ini memperlihatkan bahwa seorang yang beragama Islam adalah seseorang yang secara ikhlas menyerahkan jiwa serta raganya hanya kepada penciptaNya. Penyerahan diri ini ditandai dengan melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala laranga-Nya.

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 4 : 125)

 “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.”

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 6 : 162)

 “Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”

Oleh karena itu. kita sebagai seorang muslim sudah seharusnya menyerahkan diri kepada aturan Islam dan ketetapan Allah SWT arena hal tersebut bisa mendatangkan ketenangan hati.

  1. Berasal dari Kata istaslama–mustaslimun(Penyerahan Total Kepada Allah)

Makna ini sebenarnya sebagai penguat makna point kedua, yaitu kita sebagai seorang muslim harus menyerahkan diri secara total jiwa dan raga serta apapun yang dimiliki hanya kepada Allah SWT. Bentuk-bentuk penyerahan diri secara total kepada Allah dilakukan dalam setiap gerak gerik, perasaan, pemikiran, tingkah laku, pekerjaan kebahagiaan, kesusahan, kesenangan, kesedihan dan lain sebagainya. Termasuk juga dalam berbagai sisi kehidupan yang berhubungan dengan orang lain, seperti sisi ekomomi. politik, sosial, budaya, pendidikan, dan lain sebagainya.

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 37 : 26)

 Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.”

Dalam Al-Quran Allah berfirman (QS. 2 : 208)

 “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.”

Jadi, masuk Islam secara keseluruhan artinya menyerahkan diri secara total kepada Allah untuk melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

  1. Berasal dari Kata ‘saliim’ (سَلِيْمٌ) yang Berarti Bersih dan Suci

Agama islam mampu menjadikan para pemeluknya untuk selalu menjaga kebersihan serta kesucian jiwa dan hal tersebut bisa membawanya pada kebahagiaan yang hakiki, baik di dunia ataupun di akhirat. Ini memperlihatkan bahwa Islam adalah agama yang suci dan bersih.

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 26 : 89).

Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 37: 84)

(Ingatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci.”

  1. Berasal dari ‘salam’ (سَلاَمٌ) yang Berarti Selamat dan Sejahtera

Agama islam selalu membawa umat manusia pada keselamatan dan kesejahteraan. Oleh karena itu, Islam akan selalu memberikan kesejahteraan dan keselamatan pada seluruh makhluk yang ada di dunia ini

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman (QS. 19 : 47)

 “Berkata Ibrahim: Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.”

Intinya bahwa Islam merupakan agama yang diturunkan oleh ALLAH SWT kepada umat islam sebagai petunjuk hidup yang senantiasa membawa keselamatan dan kesejahteraan karena Islam adalah agama yang cinta damai serta agama yang di rahmati ALLAH SWT.

Demikaian penjelasan mengenai pengertian islam, semoga dapat membuka pemahaman dan menambah pengetahuan tentang islam serta mampu mengamalkannya. Aamiin.

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *