Pengertian, Manfaat dan Contoh Dari Tradisi

Pengertian, Manfaat dan Contoh Dari Tradisi – Kehidupan bermasyarakat memungkinkan terjadinya komunikasi baik verbal maupun nonverbal di dalam anggota masyarakatnya.

Pengertian, Manfaat dan Contoh Dari Tradisi
Pengertian, Manfaat dan Contoh Dari Tradisi

Komunikasi inilah yang kemudian membentuk aturan-aturan dalam wujud nilai atau norma. Selain itu, dalam masyarakat juga tak akan melepaskan diri dari tradisi yang dianut.

Suatu masyarakat memiliki ciri khas yang menjadi pembeda kelompoknya dengan kelompok lainnya. Adanya tradisi selain menguatkan identitas kelompok juga merupakan suatu kebiasaan yang menjadi pola dan sistem yang berlaku dalam masyarakat tersebut.

Pengertian Tradisi merupakan suatu kebiasaan yang telah dilakukan atau dijalankan suatu kelompok masyarakat sejak lama.

Tradisi berasal dari kata dalam bahasa Latin traditio yang artinya diteruskan. Hal ini tentu mengarah pada tradisi yang dimaknai sebagai suatu kebiasaan yang ditularkan terus menerus dari satu generasi ke generasi yang lain.

Aspek tradisi biasanya melekat kuat dalam suatu kelompok tertentu sebagai pembentuk identitas. Tradisi ini biasanya berasal dari ciri khas negara, budaya, waktu atau agama yang sama dan membentuk kebiasaan-kebiasaan. Tradisi ini merupakan suatu yang berkembang dari masa ke masa melalui penyampaian informasi baik lisan maupun tulisan.

Selain itu, adanya tradisi juga memiliki manfaat dalam mempererat ikatan sebagai anggota suatu kelompok. Melalui tradisi, anggota kelompk dalam masyarakat memiliki identitas dan sikap loyal pada kelompoknya.

Hal ini akan berpengaruh pada integritas anggota kelompok dalam mempertahankan kebiasaan yang telah melekat padanya sejak lama. Ini juga akan menjadi poin penting dalam mempertahankan dan menjaga nilai-nilai sejarah.

Selain itu, tradisi juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan hidup. Artinya tradisi menghubungkan sikap mulai dari anggota masyarakat pada anggota lainnya atau bahkan dengan hubungannya pada Tuhan. Tradisi juga dapat menjadi pengikat suatu kelompok pada kebiasaan yang telah dianutnya dan tidak mungkin ditinggalkannya meski globalisasi dan perubahan telah merajalela.

Contoh tradisi yang hingga saat ini masih melekat dan rutin dilaksanakan adalah upacara pembakaran mayat di Bali atau biasa disebut dengan ngaben. Sementara di Yogyakarta dan di Solo setiap tahunnya selalu diadakan perayaan pasar malam sekaten yang ditujukan untuk merayakan hari Maulid Nabi Muhammad.

Baca Juga :

Ada juga tradisi sedekah laut atau biasa disebut dengan nglarung  yang dilakukan dibanyak pesisir pantai selatan. Tujuannya tetap untuk melestarikan nilai-nilai adat dan sejarah yang telah kokoh sebagai kekayaan bangsa.

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *