Pengertian, Proses, Penyebab, Dampak dan Contoh Efek Rumah Kaca

Pengertian, Proses, Penyebab, Dampak dan Contoh Efek Rumah Kaca – Pengertian Rumah kaca merupakan bangunan yang dinding dan atapnya terbuat dari kaca.

Rumah kaca ini banyak digunakan di negara empat musim untuk bercocok tanam. Hal ini karena rumah kaca dapat menyerap dan memerangkap panas dari matahari, sehingga suhu di dalam rumah kaca bisa tetap hangat pada malam hari atau saat suhu udara dingin.

Efek rumah kaca merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan bumi yang seperti rumah kaca, yaitu saat panas dari matahari terperangkap di bumi akibat tertahan oleh “kaca” yang berupa gas buangan seperti karbon dioksida.

Pada kondisi normal, bumi disinari oleh matahari di siang hari, kemudian pada malam hari suhu akan mendingin. Dengan adanya gas rumah kaca, panas matahari terperangkap sehingga suhu bumi tetap hangat. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan rata-rata suhu di permukaan bumi.

Penyebab Efek Rumah Kaca

Dalam jumlah yang wajar, gas rumah kaca memang diperlukan supaya suhu di bumi tidak terlalu panas. Berikut adalah contoh gas-gas yang dapat menahan panas di bumi dan biasa disebut sebagai gas rumah kaca:

  • Karbon dioksida (CO2)
  • Belerang dioksida (SO2)
  • Nitrogen monoksida (NO)
  • Nitrogen dioksida (NO2)
  • Metana (CH4)
  • Klorofluorokarbon (CFC)
  • Hidrofluorokarbon (HFC)

Efek rumah kaca yang perlu diwaspadai yaitu saat konsentrasi gas-gas tersebut meningkat terus menerus dan di atas batas wajar. Berikut adalah faktor-faktor yang menyebabkan efek rumah kaca semakin parah:

  • Adanya penebangan pohon dan pembakaran hutan
  • Penggunaan bahan bakar minyak dan sejenisnya
  • Pencemaran laut
  • Emisi dari pabrik dan limbah rumah tangga
  • Penggunaan pupuk dalam jumlah yang banyak
  • Industri peternakan (gas buang dan kotoran sapi dapat melepaskan gas metana dan karbon dioksida dalam jumlah yang cukup besar ke atmosfer)

Dampak Efek Rumah Kaca

Dengan adanya kenaikan suhu bumi akibat efek rumah kaca, berikut adalah dampak-dampak yang dapat timbul:

  • Terjadinya pemanasan global karena kenaikan rata-rata suhu di permukaan bumi
  • Naiknya suhu dapat menyebabkan es yang ada di kutub mencair
  • Permukaan laut meningkat, terutama akibat mencairnya es di kutub
  • Laut akan menyerap sebagian gas rumah kaca sehingga laut akan menjadi semakin asam dan dapat merusak ekosistem di dalamnya
  • Rusaknya lapisan ozon yang melindungi bumi dari sinar ultraviolet akibat adanya gas-gas rumah kaca

Baca Juga :

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *