Pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, Dan Antroposentris

Melalui artikel kami kali ini akan membahas tentang pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris yang berhubungan dengan pernyataan tentang teori yang menjelaskan bahwa Matahari adalah yang mengelilingi Bumi, Matahari adalah sebagai pusat tata surya dan lain sebagainya.

Seperti diketahui bahwa Planet Bumi merupakan salah satu anggota terpenting dari 8 Planet di dalam jaringan sistem tata surya yang dihuni oleh semua kehidupan mahkluk hidup termasuk manusia. Dalam sistem tata surya ini menjelaskan bahwa Matahari adalah salah satu pusat peredaran anggota tata surya yang menjadi salah satu sumber energi di dalam kehidupan manusia.


Pada jaman dahulu sulit untuk mengamati keadaan Bumi beserta alam semesta tidak seperti sekarang ini banyak ditemukan benda – benda canggih yang dengan mudah membantu manusia guna melakukan beberapa penelitian yang berhubungan dengan Bumi dan alam semesta. Maka muncullah banyak teori yang menjelaskan bahwa bentuk Bumi yang sebenarnya seperti apa, dan apakah Bumi memang benar sebagai salah satu pusat tata surya, dan lain sebagainya.

Anggapan atau teori yang paling populer adalah tentang Teori Geosentris, Heliosentris dan Antroposentris berbagai informasi tentang adanya perkembangan ilmu pengetahuan khusus membahas tentang ‘sains’. Apalagi sejak ditemukannya Teleskop dan alat – alat canggih sejenis lainnya, anda mampu mempelajari dan mengenal bahwa ternyata bentuk Bumi itu sama seperti bentuk Bulan yaitu bundar.

1. Tentang Teori Geosentris

Yang dimaksud dengan Teori Geosentris adalah sekumpulan teori yang menjelaskan bahwa Bumi adalah sebagai salah satu pusat dari alam semesta beserta benda – benda langit yang mengelilingi Bumi. Para ilmuwan banyak yang mendukung kebenaran teori ini yang dikeluarkan sejak abad ke 6 SM seperti Plato, Socrates, Pythagoras, Anaximander, dan Aristoteles.

2. Tentang Teori Heliosentris

Yang dimaksud dengan Teori Heliosentris adalah teori yang menjelaskan bahwa Matahari merupakan salah satu pusat dari alam semesta beserta benda – benda langit lainnya yang bergerak mengelilingi Matahari. Teori ini pertama kali dikemukakan setelah ditemukannya Teleskop yang dapat berfungsi untuk mengamati kondisi benda – benda di langit di Galaksi yang bergerak berputar mengelilingi Matahari. Teori ini didukung oleh ilmuwan seperti Nucolaus Copernicus, Johanes Kepler, Galileo, dan Isaac Newton.

3. Teori Antroposentris

Yang dimaksud dengan Teori Antroposentris adalah teori yang menjelaskan bahwa manusia merupakan pusat dari segalanya. Anggapan tentang teori ini sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu Sebelum Masehi, contohnya adalah di dalam Bangsa Babylon.

Manusia adalah penghuni Bumi yang hanya mengenal sedikit saja tentang keadaan alam semesta maha besar ini, seperti diketahui bahwa di dalam alam semesta terdapat sekumpulan Bintang – Bintang, gugusan Planet, Galaksi, Nebula, Meteor, Matahari, Komet, Bulan, dan Asteroid. Masih banyak lagi benda – benda alam semesta lainnya yang belum mampu terungkap oleh manusia yang disebabkan karena manusia hanya mempunyai kemampuan dan alat terbatas guna mengungkap tentang rahasia alam semesta.

Sebelum ditemukannya benda – benda canggih untuk membantu melakukan penelitian tentang alam semesta, Bumi dan benda – benda langit lainnya, ada banyak sekali teori – teori yang beranggapan mengenai hal – hal penting yang berhubungan dengan keberadaan alam semesta beserta segala isinya ini. Beberapa berpendapat bahwa Bumi adalah sebagai pusat tata surya, memiliki bentuk kotak, dan pendapat lainnya yang mudah dipahami oleh orang awam sekalipun.

Tetapi seiring jaman mulai berkembang, ilmu pengetahuan juga mengalami perkembangan yang cukup pesat, maka muncullah Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris yang dianggap paling mendekati mampu menjelaskan tentang keadaan alam semesta beserta segala isinya. Teori ini selanjutnya menjadi dasar digunakan untuk menciptakan Teleskop dan alat – alat canggih lainnya sehingga anda bisa mempelajari dan mengetahui hal – hal tentang susunan tata surya dan alam semesta seperti sekarang ini.

Semoga bermanfaat !

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *