Sejarah Kerajaan Buleleng

Sejarah Kerajaan Buleleng  – Mempelajari sejarah kerajaan merupakan aktivitas yang sangat penting.

Dengannya anda bisa mengetahui nama-nama kerajaan. Bahkan dengan mempelajari sejarah, kita bisa mengetahui tentang konflik. Konflik yang menjadi alasan berdirinya sebuah kerajaan.

Maupun konflik yang membuatnya runtuh. Hal inilah yang bisa diambil sebagai pembelajaran.

Manfaat belajar sejarah kerajaan sangat banyak. Yang mana manfaat ini berguna bagi insan penerus bangsa maupun bagi seorang peneliti sejarah (sejarawan).

Dengan mempelajari sejarah, rasa patriotisme pasti muncul. Sehingga Anda menjadi insan sadar budaya yang menghargai entitas budaya bangsa. 

Ada orang yang mengatakan sejarah tidak perlu dipelajari. Karena sejarah tergolong kisah fiktif. Bahkan dengan belajar sejarah, transisi modernisasi menjadi terhambat.

Argumen ini sangat tidak tepat. Justru dengan belajar sejarah, menyongsong alam modern menjadi lebih bermoral. Bahkan membuat kita memiliki ilmu historis untuk menjaga kesejarahan tidak hilang ditelan jaman. Maka dari itu, Mari belajar sejarah utamanya sejarah kerajaan Buleleng.

Sejarah Kerajaan Buleleng

1. Profil Kerajaan

Kerajaan Buleleng terletak di daerah Bali Utara. Tepatnya pada tahun atau abad ke-17. Kerajaan Buleleng didirikan pertama kali oleh seorang anak raja bernama I Gusti Anglurah. Yang memiliki idealisme untuk menyatukan seluruh Bali bagian utara. Cita-cita tersebut tercapai lalu muncullah kerajaan Buleleng.

2. Histori Berdirinya Kerajaan

I Gusti Anglurah tinggal di daerah subur bernama desa Panji yang masih bagian dari kawasan Den Bukit. Dia adalah putra I Gusti Ngurah Jelantik dari seorang selirnya yang bernama Ni Luh Pasek.

Karena I Gusti Ngurah Jelantik memiliki putra mahkota dari permaisuri asli, maka dia ingin menurunkan tahtanya kepada sang pangeran. Maka dari itu, dia mengusir secara halus I Gusti Angluran dari kerajaan.

Akhirnya pergilah I Gusti Angluran ke Bali Utara dan membuat kerajaan disana yang disebut kerajaan Buleleng. Yang daerah kekuasaannya sampai ke Blambangan (jawa).

3. Kehidupan Ekonomi

Kehidupan ekonomi di kerajaan Buleleng sangat maju. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, pedagang, peternak atau pekerjaan agraris. Transaksi yang dilakukan tidak hanya antar masyarakat pribumi tetapi juga dengan masyarakat luar negeri termasuk saudagar dari Cina.

Hasil Bumi Buleleng sangat berlimpah. Seperti padi, kopi dan kapas. Sedangkan produk usaha unggulan masyarakat Buleleng di kala itu adalah beras.

Itulah sejarah kerajaan Buleleng. Semoga menjadi bendahara ilmu yang bermutu. Sehingga Anda termotivasi untuk terus mewariskannya. Sebagai budaya yang luar biasa.

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *