Cara Budidaya Bengkoang

Cara Budidaya Bengkoang – Bengkoang atau bengkuang merupakan jenis tanaman menjalar yang memiliki banyak manfaat. Selain dapat dimakan bengkuang seringkali digunakan sebagai bahan masker wajar, lulur dan masih banyak lagi. Tanaman dengan nama latin  Pachyrhizus erosus L ini juga dikategorikan sebagai tanaman herbal.

Cara Budidaya Bengkoang
Cara Budidaya Bengkoang

Tanaman bengkoang dapat tumbuh dataran tinggi maupun dataran rendah. Dengan suhu optimal 25-35 celcius dan kadar Ph tanah 5,5 – 7 disertai curah hujan ringan sampai sedang dengan drainase yang baik.

Tanaman bengkoang juga memerlukan sinar matahari yang cukup yakni 11 jam per hari. Pada tanah yang tepat cara budidaya bengkoang dapat menghasilkan panen yang melimpah.

Baca juga : Cara Budidaya Tanaman Buah Naga

Cara budidaya bengkoang untuk hasil maksimal

Mencoba budidaya bengkoang membutuhkan ketelatenan sebab pada tahapan pemeliharaan dibutuhkan perhatian ekstra. Namun demikian tanaman ini tidak banyak diserang penyakit hanya serangan jamur yang perlu diantisipasi. Selain itu hama utama bengkoang adalah tikus yang memakan buahnya. Tikus dapat dikendalikan dengan goprokan.

Cara budidaya bengkoang untuk mendapat hasil maksimal dimulai dengan persiapan lahan berupa tanah gembur sedalam 30-40 cm.

Dapat dibuat bedengan dengan tinggi 25-35 cm, lebar 70-80 cm, jarak antar bedengan 40 -50 cm. Selanjutnya proses pemeliharaan benih dari tanaman khusus pembibitan atau bunga tanaman bengkuang yang disisakan saat pemotongan bunga dan jalar.

Pilih benih berwarna, padat, tidak keriput, tidak berlubang. Rendam benih bengkuang dalam air kurang dari 7 jam, kemudian angkat dan bungkus dengan kain lembab agar cepat berkecambah.

Selanjutnya proses penanaman buat lubang pada bedengan sedalam 5 cm dengan jarak lubang 50×50. Masukan bibit bengkuang yang sudah direndam ke lubang, tutup dengan sedikit tanah. Selanjutnya aliri parit jangan terlalu banyak atau terlalu lama.

Selanjutnya pemupukan dilakukan saat tanaman umur 21 jam dan pemupukan hanya sekali. Caranya dengan disebar merata kemudian dilakukan pengairan.

Pemeliharaan tanaman bengkoang dengan rajin melakukan penyiangan atau membersihkan gulma tiap dua minggu sekali serta pengairan satu bulan sekali.

Perlu pula dilakukan pemorongan bunga dan jalar sejak usia 50 jam dan tiap 5 hari sekali. Pemotongan ini dilakukan agar umbi buah cepat besar. Pemeliharaan dilakukan hingga panen yakni pada usia tanaman 3 bulan.

Baca juga : Cara Budidaya Mentimun

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *