Cara Budidaya Kangkung Secara Organik

Cara Budidaya Kangkung Secara Organik – Kangkung merupakan salah satu jenis tanaman yang tidak asing di kalangan masyarakat karena sering diolah menjadi sayur sebagai lauk pauk teman makan nasi, tetapi akhir-akhir ini kangkung juga dapat diolah menjadi cemilan kripik. Ada dua jenis kangkung yang sering dibudidayakan yakni jenis kangkung darat dan kangkung air.

Cara Budidaya Kangkung Secara Organik
Cara Budidaya Kangkung Secara Organik

Pada kangkung darat terdapat ciri yaitu daun yang berwarna hijau terang dengan ujung daun yang runcing serta warna bunga berwarna putih, sedangkan kangkung air memiliki daun berwarna hijau agak gelap dengan ujung yang membulat sehingga terlihat lebih lebar dan bunga kangkung air berwarna keunguan. Di samping perbedaan secara fisik, kedua jenis kangkung ini berbeda dalam cara pemanenan yakni apabila kangkung darat dipanen dengan cara dicabut, sedangkan kangkung air dipanen dengan cara dipotong.

Baca Juga : Fungsi Flasdisk

Cara penanaman kangkung

Meskipun demikian, jenis kangkung yang banyak tersebar di pasar saat ini adalah kangkung darat. Hal ini disebabkan kangkung darat sangat mudah cara budidaya nya, sayuran ini juga memiliki siklus panen yang cepat dan relatif tahan hama. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam budidaya kangkung diantaranya adalah pemilihan benih, pengolahan lahan, penanaman, perawatan saat proses pertumbuhan, pemanenan dan perawatan pasca panen.

Hal pertama yang dilakukan adalah memilih benih terbaik. Pada tanaman kangkung darat, benih unggulan berasal dari varietas Sutera dan Bangkok. Ciri benih yang baik adalah memiliki daya tumbuh lebih dari 95 persen dan tumbuhnya tegak setidaknya hingga umur 8 minggu. Usahakan membeli benih yang pembungkusnya masih utuh demi terhindar dari hama atau bakteri yang akan mempengaruhi kualitas Kangkung. Selain itu belilah bibit yang masih baru karena bibit yang umurnya satu tahun biasanya produktivitasnya telah menurun.

Tanah yang akan menjadi media tanam kangkung sebaiknya telah dicangkul kurang lebih 20 – 30 cm agar tanahnya gembur. Kemudian bangunlah bedengan selebar 1 meter dan panjang menyesuaikan dengan petak lahan. Buat jarak antar bedengan 30-40 cm, hal ini digunakan sebagai saluran drainase dan jalan untuk pemeliharaan dan pemanenan. Pada proses pemupukan disiapkan pupuk dasar dari jenis pupuk organik, biasanya menggunakan pupuk kandang yang telah matang atau pupuk kompos. Proses pemupukan dilakukan 3 hari sebelum penanaman, dengan takaran pupuk sekitar 4 kg/m2.

Lalu proses penanaman dilakukan dengan memberi jarak 20 cm setiap tanaman kangkung dimana setiap lubang dimasukkan 2-5 biji. Teknik penanaman yang dilakukan adalah metode garitan dimana biji-biji tersebut dimasukkan dengan cara zigzag. Hal selanjutnya yang dilakukan adalah penyiraman secara rutin agar kelembaban tanah di sekitarnya dapat terjaga.

Penyiangan tanaman kangkung

Kemudian proses penyiangan, kangkung merupakan tanaman siklus cepat tetapi terkadang tanaman kangkung muda kalah bersaing dengan gulma sehingga pertumbuhan dari benih menjadi tanaman relatif agak lama. Oleh karena itu apabila terlihat gulma maka harus segera disingkirkan. Adapun penyakit yang biasanya menyerang kangkung adalah penyakit karat putih, dimana akan muncul bercak putih pada daun kemudian akan semakin meluas. Apabila terdapat kangkung yang tertular penyakit maka harus segera dicabut dan singkirkan dari lahan sehingga tidak menyebar ke tanaman lainnya.

Proses panen tanaman kangkung

Langkah terakhir adalah proses pemanenan, dimana proses ini dapat dilakukan setelah 30-45 hari. Metode yang biasa dilakukan untuk memanen adalah cara dipotong dan dicabut, tetapi sebaiknya pemanenan dilakukan dengan dicabut agar kerusakan pada saat pemanenan dapat dihindari. Setelah dipanen proses treatment yang dilakukan adalah dengan meletakkannya di tempat yang teduh atau merendamkan akar dalam air.

Adapun beberapa manfaat dari tanaman kangkung ini adalah sebagai berikut:

  1. Dapat mengatasi penyakit kuning dan hati

Sudah sejak lama memang kangkung ini menjadi pengobatan bagi penyakit kuning dan juga masalah hati. Adanya sebuah penelitian yang membuktikan jika ekstrak tanaman ini bisa memberikan anda terhadap perlindungan kerusakan hati dikarenakan mempunyai sifat antioksidan.

  1. Kangkung berguna sekali dalam mengurangi kadar kolesterol

Salah satu yang sangat bermanfaat dari tanaman kangkung adalah dapat menurunkan berat badan dan juga bisa mengurangi kadar kolesterol anda secara alami, lemak.

  1. Kangkung juga dapat mengobati gangguan pencernaan dan sembelit

Diketahui juga bahwa kangkung diperkaya dengan serat yang bisa mencegah adanya gangguan pada pencernaan. Tentunya sayuran ini dapat menjadi semacam pencahar bagi sebagian orang yang menderita gangguan pada pencernaan dan sembelit.

  1. Kangkung mengobati penyakit anemia

Jika kalian mengetahui dengan sangat baik bahwa kangkung sendiri kaya akan zat besi dan tentunya sangat berguna bagi orang yang terkena anemia ataupun bagi wanita hamil yang membutuhkan zat besi lebih. Perlu anda ketahui juga bahwa zat besi adalah mineral yang sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh anda, terutama sangat penting oleh sel-sel darah merah yang berguna sekali dalam pembentukan hemoglobin.

Baca Juga : Musyawarah Adalah

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *