Fungsi dan Struktur Kloroplas

Fungsi dan Struktur Kloroplas – Sebelum kita menginjak kedalam fungsi dan struktur kloroplas, alangkah baiknya kita mengetahui apa sebenarnya kloroplas, kloroplas merupakan organel sel bermembran yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan.

Fungsi dan Struktur Kloroplas
Fungsi dan Struktur Kloroplas

Kloroplas adalah plastid berwarna hijau yang mengandung pigmen hijau disebut klorofil. Kloroplas secara umum memiliki ciri bentuk seperti lensa dengan garis tengah 2-6 milimikron, sedangkan tebalnya 0,5-1,0 milimikron.

Fungsi dari kloroplas adalah tempat berlangsungnya tumbuhan memasak makanannya atau fotosintesis, fotosintesis adalah suatu reaksi pembentukan ATP dan melibatkan transpor hydrogen dan electron dalam senyawa-senyawa seperti NADH dan sitokrom.

Baca Juga : Varietas Sintetis dan Varietas Komposit

Fotosintesis ini mengubah karbondioksida (CO₂) menjadi gula, yakni sumber energy kimia dan makanan bagi tumbuhan. Seperti manusia dan makhluk hidup lainnya, tumbuhan juga memerlukan makanan untuk bertahan hidup.

Struktur Kloroplas

Kloroplas ditemukan pada tumbuhan tingkat tinggi, biasanya berbentuk bikonveks dan planoconvex,  bentuk kloroplas suatu tanaman sangat bervariasi tergantung bentuk dan jenis tanamannya ada yang bentuk bulat, filament berbentuk piring, discoid atau berbentuk bukat telur.

Kloroplas memiliki pusat berwarna,eberapa kloroplas berbentuk klub (sekop), mereka memiliki zona tengah tipis dan ujug-ujungnya penuh dengan klorofil. Dalam tanaman alga kloroplas memiliki bentuk besar tunggal yang muncul sebagai jaringan, gelang spiral atau piring seperti bintang.

Ukuran kloroplas juga bermacam-macam dari spesies ke spesies dan konstan untuk jenis sel tertentu.kloroplas adalah membran ganda terikat organel dan situs fotosintesis dimana kloroplas memiliki system tiga membran : membrane luar, membrane dalam dan system tilakoid.

Membran luar dan dalam kloroplas terdapat stroma yakni berbentuk cairan semi gel. Stroma ini memenuhi dari volume kloroplas, system tilakoid mengapung di stroma.

Membran luar : membrane semi-berpori dan permeable untuk molekul kecil dan ion, yang berdifusi denga mudah. Membrane luar tidak permeable untuk yang lebih besar

Membran antar ruang: membran ini tipis berukuran sekitar 10-20 nanometer dan terletak antara membran luar dan membran dalam dari kloroplas.

Membran dalam : membran dalam membentuk batas dengan stroma dan mengatur lewatnya material yang masuk dan keluar dari kloroplas.

Stroma ialah alkalin, cairan encer yang kaya protein dan berada dalam membran dalam kloroplas.

System tilakoid adalah kumpulan dari karung membrane yang disebut tilakoid. Klorofil terletak didalam tilakoid dan berfungsi untuk proses reaksi terang fotosintesis terjadi.

Baca Juga : Pengertian dan faktor yang mempengaruhi Fotosintesis

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *