Karakteristik Udang Ceri

Karakteristik Udang CeriSecara umum udang memiliki warna abu-abu, namun pernahkah kalian melihat udang berwarna merah dengan corak garis putih dibagian punggungnya?

Karakteristik Udang Ceri
Karakteristik Udang Ceri

Udang tersebut biasa disebut dengan Red Cherry Shrimp atau udang ceri. Udang ceri merupakan udang hias yang berasal dari Taiwan dan Jepang.

Udang ini banyak dipelihara atau dikoleksi karena memang budidayanya mudah dan udang jenis ini mudah beradaptasi dengan berbagai jenis kondisi air.

Udang ceri merupakan salah satu jenis udang hias yang memang banyak dipelihara oleh para pecinta aquascape. Beberapa karakteristik yang memperlihatkan ciri dari udang ceri ini antara lain:

  • Warna udang ceri ini berwarna merah pekat dengan adanya corak garis putih dibagian punggung atau bagian kakinya.
  • Udang ceri ini mudah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungannya. Ketika berada dalam kondisi air yang gelap, warna merah pada tubuhnya akan menyala merah dan nampak cerah.
  • Udang ceri ini mampu membersihkan berbagai macam lumut, kotoran dalam aquarium, karena udang jenis ini juga memiliki kekebalan tubuh yang baik dan makanan utama udang jenis ini juga berupa ganggang atau lumut.
  • Udang ceri ini biasanya lebih banyak menghabiskan waktunya di tanaman air dan batu-batuan, udang jenis ini merupakan udang yang tidak agresif namun aktif sepanjang harinya.
  • Mereka banyak bersembunyi di tanaman air dengan tujuan untuk berlindung ketika udang mengalami pergantian kulit, dan tanaman air ini sangat baik untuk perkembangan udang ceri muda.
  • Udang ceri jantan biasanya berwarna kurang terang dari udang ceri betina. Ekor udang ceri jantan juga lebih kecil dan ramping dibanding betinanya, ini karena udang jantan tidak membawa telur seperti betina. Pada udang ceri betina ukurannya lebih besar dan dibagian bawah perutnya akan terlihat bentukan seperti tirai yang mana ini merupakan ovarium dari sang betina yang digunakan untuk menyimpan telur-telurnya.
  • Dalam memelihara udang ceri ini, perlu memperhatikan suhu air aquarium, yaitu sekitar 26-27 derajat celcius. Jika udara terlalu panas, maka dapat menggunakan chiller untuk menurunkan suhu udara.

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *