Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Ilalang

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Ilalang – Alang – alang / imperata cylindrica adalah rumput berdaun tajam yang dapat tumbuh dengan subur di lahan – lahan pertanian maupun pinggir jalan. Bagi para petani yang setiap hari membutuhkan pasokan alang – alang dalam jumlah banyak tentu saja kondisi bersangkutan sangat merugikan karena dapat menurunkan hasil sebagai akibat adanya persaingan dengan tanaman budidaya dalam menyerap nutrisi. Di sisi lain alang – alang sangat sulit untuk dikendalikan karena berkembang biak dengan sangat cepat dan mudah sekali.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Ilalang
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Ilalang

Alang – alang memiliki bunga nan cantik yang mengandung biji – biji matang dan berbuku putih menyerupai kapas serta sangat ringan sehingga mudah menyebar ke area lainnya dan berkembang biak menjadi tumbuhan pengganggu di sekitarnya.

Meskipun sebagian besar masyarakat menganggap bahwa alang – alang adalah tanaman pengganggu dan merugikan petani ternyata menyimpan manfaat dan khasiat lain di bidang kesehatan yaitu bagian dari tanaman alang – alang yang bermanfaat bagi kesehatan adalah rimpang dan akar yang dipercaya dapat meluruhkan kencing, mengobati demam dan penyakit ringan lainnya.

Baca Juga : Pengendalian Hama Buah Naga

Klasifikasi Ilalang

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Ordo : Poales
  • Famili : Poaceae
  • Genus : Imperata
  • Spesies : Imperata Cylindrica

Morfologi Tanaman Alang-alang

1/Morfologi Pada Batang

Batang alang – alang terdiri dari atas bagian pangkal tunas terdapat ruas – ruas pendek dengan tunas yang berbunga dan beruas panjang terdiri atas satu sampai tiga ruas. Rumbuh secara vertikal dan terbungkus di dalam daun. Tinggi batang alang – alang yang dapat berbunga adalah kurang lebih sekitar 20 s/d 30 cm dengan batang alang – alang berada pada permukaan tanah berwarna keunguan.

2/Morfologi Pada Rimpang / Rizoma

Rimpang alang – alang dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan kedalaman antara 0 s/d 40 cm yang mana rimpang alang – alang tumbuhnya memanjang dan bercabang – cabang berwarna keputihan dengan panjang kurang lebih 1 meter dan beruas – ruas. Tanaman alang – alang mempunyai akar serabut yang tumbuh dari pangkal batang dan ruas – ruas pada rimpang.

3/Morfologi Pada Daun

Helai pada daun alang – alang memiliki warna hijau hingga hijau kekuningan yang tumbuh tegak berbentuk garis – garis / lanset yang semakin menyempit ke bagian pangkal. Panjang dan lebar helai daun kurang lebih sekitar 12 s/d 80 cm x 5 s/d 18 mm dengan tulang daun alang – alang berbentuk lebar dan berwarna agak pucat. Permukaan dan tepi daun terasa kasar bila diraba.

4/Morfologi Pada Bunga

Bunga alang – alang memiliki bentuk malai dengan bulir – bulir bunga yang tersusun rapat berbentuk ellips meruncing memiliki rambut – rambut halus dan sangat ringan sehingga mudah terbawa oleh angin.

Bunga – bunga yang beterbangan terbawa oleh angin inilah akan memperluas berkembang – biakknya alang – alang dari tempat semula ke tempat yang lainnya dengan jarak tergantung berapa besar angin mampu membawanya ke daerah sekitar. Bunga alang – alang mempunyai benang sari berwarna kekuningan dan putik tunggal berwarna keunguan.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman ilalang, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Cara Budidaya Cabe Secara Hidroponik

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *