Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tapak Dara

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tapak Dara – Jika mendengar nama tentang tanaman tapak dara maka mungkin sebagian besar dari anda masih asing mendengarnya namun apabila anda melihat penampakan dari tanaman hias ini pastilah tidak asing lagi karena tanaman ini cukup familiar bagi pecinta tanaman hias yang banyak ditanam di pekarangan rumah sebagai penghias.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tapak Dara
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tapak Dara

Bunga tanaman tapak dara berwarna merah jambu menjadikan magnet tersendiri bagi mata yang memandangnya terutama jika ditata dengan cara profesional di teras rumah dalam pot – pot unik atau sebagai pagar tanaman yang berumpum. Ternyata bukan hanya bunganya saja yang menarik namun daun dari tanaman ini cukup menarik dimanfaatkan khasiatnya bagi kesehatan.

Baca Juga : Cara Budidaya Cabe Secara Hidroponik

Tanaman hias tapak dara memiliki nama lain yaitu tanaman pingka yang bernama latin adalah catharanthus raseus.

Klasifikasi Tanaman Pingka / Tapak Dara

Menurut pendapat Thomas (2005 : 13) menjelaskan tentang kedudukan tanaman pingka atau tanaman hias tapak dara dalam klasifikasi tapak dara adalah sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantarum
  • Divisio : Spermatophyta
  • Class : Dicotyledoneae
  • Ordo : Apocynales
  • Family : Apacynaseae
  • Genus : Catharanthus
  • Spesies : Catharanthus Roseus

Morfologi Tanaman Pingka / Tapak Dara

Pingka merupakan salah satu tanaman hias liar yang biasa tumbuh subur di daerah padang atau di pekarangan rumah – rumah baik itu di pedesaan atau daerah – daerah di kota. Batang tanaman ini berbentuk bulat dengan ukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. Daunnya merupakan daun tunggal berbentuk bulat telur, ujung daun tumpul, tepi daun bergerigi, berwarna hijau yang bunganya memiliki warna – warna cantik yaitu putih, ungu, ping atau merah muda dengan 5 helai mahkota daun yang pada permukaan berbuluh halus.

Kandungan Daun Tapak Dara

Nah berikut di bawah ini kami berikan beberapa kandungan zat yang terdapat di dalam daun tanaman tapak dara yang sangat bermanfaat bagi tubuh antara lain sebagai berikut : zat ajmalcine, vinrosidin, leurosine, reserpine, viblastime, locherine, vindolinine, akuammine, dan zat vincamine.

Tentu saja masih banyak kandungan zat – zat lainnya di dalam tanaman tapak dara bersangkutan yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Manfaat Dan Khasiat Daun Tapak Dara

Mungkin sebagian dari anda penasaran apa saja kehebatan dari tanaman tapak dara terutama terletak pada daunnya ? Yang jelas adalah  untuk  mengatasi       gangguan kesehatan dan apa sajakah jenis penyakit yang mampu diatasi oleh daun tapak dara ? Nah berikut di bawah ini adalah beberapa manfaat dari tanaman daun tapak dara yang wajib untuk anda ketahui sebagai berikut :

Menurunkan sakit deman baik itu pada anak – anak hingga orang dewasa, mengatasi susah buang air kecil dan mengatasi luka bakar (memang tidak menyenangkan karena selain sakit dan pedih juga akan menimbulkan bekas pada kulit jika salah dalam mengaplikasikannya. Terlebih adalah luka bakar yang biasanya didapatkan dari kejadian – kejadian tak terduga misalnya terkena knalpot, setrika, kompor, api dan lainnya yang dapat memunculkan trauma).

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman tapak dara, semoga bermanfaat bagi para pembaca,

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Ilalang

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *