Perbedaan DNA dan RNA Juga Perannya dalam Tubuh

Perbedaan DNA dan RNA  – Selama ini kita cukup mengenal bahwa mahluk hidup tersusun atas beberapa bagian, dimulai dari pembentukan sel, jaringan, bersatu menjadi organ, organ tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang dinamakan dengan sistem organ barulah menjadi sebuah organisme, cukup rumit dan tak semudah yang dibayangkan.

Perbedaan DNA dan RNA Juga Perannya dalam Tubuh
Perbedaan DNA dan RNA Juga Perannya dalam Tubuh

Lalu beberapa diantara kalian pasti ada yang berpikiran bahwa bagaimana bisa antara satu pasangan suami istri nantinya akan menghasilkan anak dengan pola sifat dan juga fisik yang hampir serupa dengan parentalnya.

Filial atau anak sendiri memang akan membawa kedua sifat dari keturunannya, hal ini dikarenakan dalam proses perkembangannya anak tersusun atas 2 DNA keturunan. Selain adanya deoksiribo nucleat acid ini ternyata juga ada satu bagian yang tak terpisahkan dalam pewarisan keturunan yaitu RNA.

Dalam bentuk fisiknya jika DNA sendiri diibaratkan dengan pita biru pembawa kode-kode genetik maka RNA dilambangkan dengan sebuah pita berwarna merah, asam ribonukleat ini memiliki peran yang sangat penting di dalam tubuh manusia, tak hanya satu melainkan bervariasi, diantaranya adalah:

  1. Catalization, sebagai medium yang digunakan untuk mengkatalisasi bagian dari DNA.
  2. Sebagai alat yang digunakan dalam inisiasi reaksi biologis.
  3. Sebagai alt kontrol ekspresi gen.
  4. Untuk komunikasi seluler.
  5. Alat untuk mensintesis berbagai jenis protein.

Namun meskipun peran dari sebuah RNA ini terbilang sangatlah penting juga harus diketahui bahwa RNA tak bisa bekerja sendiri. Pekerjaan RNA harus berlangsung dengan DNA dan juga protein, jadi 3 hal ini merupakan satu kesatuan penting untuk mencapai tujuan pengkodean.

3 molekul tersebut bahkan dikatakan sebagai 3 bahan utama seorang calon individu baru untuk bisa bertahan hidup, jika kinerjanya salin bertolak belakang dan tidak secara kesinambungan bisa jadi calon filial tak akan bertahan.

Sebenarnya antara DNA dan juga RNA tak jauh berbeda, baik itu dari segi komposisi maupun fungsi utama, hanya saja ada 3 hal yang membedakan RNA dengan DNA, diantaranya adalah:

  1. DNA merupakan heliks ganda, seperti yang pernah dibahas sebelumnya bahwa bentuk fisik sebuah DNA menyerupai tangga yang berkelok, ada 2 bagian pita yang terhubung dengan protein di dalamnya, berbeda dengan RNA yang hanya sebatas satu pita dan berkelok saja.
  2. Kandungan yang ada di dalam RNA merupakan ribosa atau bisa dikatakan sebagai gula tunggal bukan DNA yang mengandung deoksiribosa, anda bisa melihat dari rantai karbonnya.
  3. Perbedaan yang ketiga adalah pada basa , jika pada DNA kita mengenal ada adenin guanin, timin dan sitokonin maka yang berada di dalam RNA adalah adenin, guanis, sitokinin dan urasil, tak ada timin disini.

Perbedaan DNA dan RNA yang paling dasar sebenarnya adalah, RNA memegang peran penting di dalam melakukan transkripsi kode dan translasinya, sedangkan DNA hanya dikatakan sebagai template atau wadah cetakan yang berisi semua informasi genetik.

RNA hanya bisa disintesis menggunakan DNA sebagai molekul model, proses-proses semacam ini dikatakan sebagai kegiatan dalam transkripsi, pemrakarsanya sendiri merupakan RNA polimere. Dilihat dari sini RNA memang memiliki fungsi yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan DNA.

Baca Juga :

RNA sendiri nantinya akan dibagi ke dalam beberapa bentuk diantaranya adalah RNA messenger atau yang lebih dikenal dengan mRNA juga RNA transportasi atau tRNA dan rRNA. Keduanya memiliki bentuk dan bahan penyusun yang sama namun fungsi berbeda. Ternyata tak hanya DNA bukan melainkan juga ada RNA dengan fungsi yang jauh lebih besar pada pengkodean genetik.

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *