Kesalahan Dasar dalam Social Media Marketing

Kesalahan Dasar dalam Social Media Marketing – Semakin banyaknya para pengguna media sosial saat ini membuat banyak sekali para pemilik bisnis memanfaatkan penggunaan media sosial sebagai salah satu cara memasarkan produk yang mereka miliki.

Kesalahan Dasar dalam Social Media Marketing
Kesalahan Dasar dalam Social Media Marketing

Bagi para merketeer, sosial media merupakan sebuah alat yang sangat powerful untuk dapat berhubungan langsung dengan para potensial buyer.

Namun penggunaan media sosial sebagai sarana promosi suatu produk tidaklah mudah untuk dilakukan, banyak kesuksesan namun tak jarang pula yang gagal dalam memanfaatkan media sosial dalam marketing mereka.

Beberapa kesalahan dasar yang mungkin jarang disadari namun dapat menjadi penyebab gagalnya social media marketing melalui media sosial, diantaranya:

  • Terlalu banyak menggunakan platform media sosial, dengan harapan mencakup banyak audiens namun justru penggunaan dari masing-masing media sosial tidak dilakukan secara optimal. Terlebih bila anda merupakan orang baru dalam merintis bisnis yang tentunya belum memiliki tim marketing yang memadai, sebaiknya untuk dapat fokus terhadap 1 atau 2 platform media sosial terlebih dahulu. Fokus untuk membangun brand anda dan mengembangkannya di media tersebut. Bila telah sukses dan berhasil dikenal di satu media sosial, untuk perkembangan ke media sosial lainnya akan menjadi lebih mudah, dibanding harus menghandle banyak platform diawal merintis usaha.
  • Mengabaikan para followers. Kunci kesuksesan penting dari media sosial adalah interaksi dengan para pengikut, meski masih sedikit, hargai para followers anda, mereka sendirilah yang akan banyak membawa followers lain nantinya bila mereka puas terhadap produk atau jasa serta pelayanan yang kita berikan. Jangan beranggapan mereka hanya sekedar followers biasa, yang tidak perlu diperhatikan.
  • Mengabaikan target konsumen. Pahami terlebih dahulu siapa target konsumen anda. Lalu pilihlah media sosial yang tepat untuk mencapai target tersebut. Tidaklah cocok bila anda menjual suatu produk makanan di platform media seperti LinkedIn, pun sebaliknya bila lowongan kerja anda tawarkan melalui Instagram.
  • Tidak memilih admin yang baik. Pentingnya interaksi di media sosial, bila admin yang anda pilih untuk mengelola media sosial anda tidak mampu membangun engangement yang baik, maka akan sulit bagi perkembangan bisnis anda kedepannya. Dibutuhkan engagement yang intense dengan para audiens anda.

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi PBN

You May Also Like

About the Author: jurirakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *